Senin, 10 Desember 2012

Modal Awal Dalam Berpolitik





Menempuh jalan hidup menjadi seorang politisi dituntut mempunyai modal awal sebagai bentuk, untuk mendongkrak sebuah popularitas, integritas, akseptabilitas, kompetensi, dan kapabilitas, agar terlihat sebuah itikad baik dalam melakukan sebuah aksi berpolitik dalam diri maupun dalam cakupan yang lebih luas lagi.

Berpolitik membutuhkan modal awal sebagai jalan pelicin, untuk mencapai sebuah tujuan yang ingin dilalui dalam melakukan berbagai manuver politik, baik politik ditingkat lokal maupun politik ditingkat Internasional,  semua tak lepas dari sebuah bentuk strategi yang cerdas, agar mampu mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan kehendak dalam berpolitik.

Percaturan politik terlihat sangat rumit, kalau hanya sebatas dilihat dari permukaan maupun masuk dalam wilayah tertentu. Mengingat politik membutuhkan aksi, trik, langkah, strategi, operasi, dan bermanuver secara tepat, agar permainan dalam percaturan politik dapat tercapai secara tepat sasaran.

Kerja keras dalam berpolitik sangat diperlukan, untuk menyusun berbagai strategi yang paling sederhana sampai yang paling sulit dicerna, dan tentunya menguasai alur dan medan dalam mengambil langkah , untuk memainkan percaturan politik, agar kemenangan dapat diraih secara maksimal.

Modal awal dalam berpolitik tak lepas dari membangun sebuah kepercayaan maupun membangun sebuah keyakinan, karena ketika seorang politisi mampu membangun sebuah kepercayaan ditengah-tengah realita kehidupan, maka masyarakat akan percaya kepada seorang politisi tersebut.

Kalau masyarakat sudah percaya dengan seorang politisi yang dianggap mempunyai kemampuan, untuk mewujudkan harapan masyarakat secara luas, maka dengan mudah seorang politisi yang dipercaya mampu mewujudkan keinginan masyarakat ditengah-tengah realita kehidupan, untuk mendapatkan kekuasaan yang menjadi impian bagi seorang politisi sejati.

Ketika seorang politisi mampu membangun keyakinan ditengah-tengah realita kehidupan, maka naik ketahap selanjutnya, untuk berusaha secara maksimal dalam membangun keyakinan, karena kepercayaan tanpa keyakinan "bagai sayur tanpa garam".

Setelah mendapatkan keberhasilan membangun sebuah kepercayaan ditengah-tengah realita kehidupan masyarakat, maka sudah selayaknya seorang politisi berusaha membangun kejenjang keyakinan. Sehingga seorang politisi tersebut, pada akhirnya benar-benar mampu mewujudkan harapan masyarakat yang lebih luas lagi, karena kepercayaan dan keyakinan sudah masuk dalam realita kehidupan ditengah-tengah masyarakat secara universal.

Berangkat dari gambaran diatas, berarti seorang politisi sudah memenangkan dalam percaturan tahap awal, dan sudah waktunya menuju tahap politik selanjutnya. Mengingat politik tidak sebatas membangun kepercayaan dan keyakinan, tetapi lebih jauh lagi seorang politisi harus benar-benar mampu mewujudkan sebuah harapan besar masyarakat, baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, keamanan, dan berbagai aspek lainnya.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan lahir maupun batin kepada para politisi, untuk terus bekerja dalam membangun kepercayaan dan keyakinan masyarakat, agar terwujud sebuah kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai harapan yang lebih luas lagi, Amiin....

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar