Minggu, 18 Oktober 2009

KENANGAN BUTA

Kenangan lama terurai air mata
senyum lembut hilang seketika
bahasa kasih sayang
terbungkus mata jelalatan

Tinggalkan diri dalam sepi
pergi jauh dalam langkah kaki
mata tak sampai sudut pandang
kau lari dalam peluk tangisku

Penjara hati sudah jadi benteng
hati dalam lara jiwa
terbaik dalam hidup
semua kosong malam siangku

Hukum hati yang lara
tersedu-sedu air mata dijalanan
tak ada artiati
semua sudah jadi beku

Rintihan air mata buta
terdengar difacebook baruku
mengais pecahan kaca air mata
nendulam dalam lara kenangan

Kenangan buta membawa hari baruku
aku tetap disini
dalam lara sanubari
biar air mengalir sejalan hidupku

.............(Taqwim).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar